Kamis, 29 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Olahraga
Olahraga

78 Tim Ramaikan Wali Kota Cup II 2026, Pontianak Dorong Basket Jadi Ajang Pembinaan Atlet

✍️ Fitriani 🕒 05 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026) malam
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026) malam Foto: istimewa

infokayong.com – Sebanyak 78 tim ambil bagian dalam Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II 2026 yang digelar di GOR Perbasi Pontianak.

Turnamen tersebut mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari kelompok usia 40 tahun, senior putra, hingga kategori SMP dan SMA putra serta putri.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap kompetisi basket tersebut dapat terus digelar secara rutin. Menurutnya, turnamen semacam ini penting untuk mencari sekaligus membina bibit atlet potensial dari Kota Pontianak.

“Sudah tepat satu tahun sejak penyelenggaraan sebelumnya. Saya berharap kejuaraan ini menjadi ajang tetap untuk melahirkan atlet-atlet basket yang nantinya bisa berprestasi, tidak hanya di tingkat kota dan provinsi, tetapi juga nasional,” ujar Edi saat membuka Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026) malam.

Edi juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Ia menilai kompetisi bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan karakter atlet sejak usia muda.

Selain prestasi olahraga, Edi melihat penyelenggaraan turnamen dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kegiatan olahraga dinilai mampu ikut menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata sekaligus mendukung pola hidup sehat.

“Kita ingin menjadikan Pontianak sebagai kota olahraga, sport city, sekaligus mendorong sport tourism. Karena kegiatan olahraga seperti ini bisa memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi, pariwisata, kesehatan, dan kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Pemkot Pontianak, lanjut Edi, juga terus melakukan pembenahan fasilitas olahraga agar dapat digunakan untuk kegiatan pembinaan maupun penyelenggaraan berbagai kompetisi.

Ia berharap Wali Kota Cup dapat ikut meningkatkan kembali antusiasme masyarakat terhadap olahraga basket. Para penggemar hingga mantan pemain basket juga diharapkan turut mengambil bagian dalam perkembangan ekosistem olahraga tersebut.

“Semoga dari turnamen ini lahir atlet-atlet yang bisa membawa nama Pontianak dan Kalimantan Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Wali Kota Cup II, Yandi, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dibuat lebih sederhana dibandingkan edisi sebelumnya.

Panitia tidak mendatangkan pemain dari luar negeri maupun atlet internasional. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi kabut asap yang sempat melanda Pontianak.

Meski digelar dengan konsep yang lebih sederhana, Yandi memastikan turnamen tetap menjadi ruang kompetisi sekaligus wadah mempererat kebersamaan para pencinta basket.

“Kita ingin acara ini menjadi acara persatuan bagi semua pencinta olahraga basket, khususnya di Kota Pontianak,” ujarnya.

Menurut Yandi, basket memiliki peluang besar untuk terus berkembang di Pontianak. Kompetisi yang digelar secara konsisten dinilai dapat mendukung proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Pertandingan juga memberikan kesempatan kepada atlet muda untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dan tekanan kompetisi. Dari pengalaman tersebut, kemampuan teknis maupun mental pemain diharapkan semakin berkembang.

“Ajang seperti ini memberi pengalaman bertanding. Dari sini mereka bisa belajar, mengevaluasi diri, dan meningkatkan kualitas permainan,” jelasnya.

Yandi turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pontianak, sponsor, Perbasi, KONI, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Wali Kota Cup II 2026.

Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan organisasi olahraga, tetapi juga melibatkan dunia usaha serta masyarakat.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update