Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Teknologi
Teknologi

BMKG Kembangkan AI untuk Prediksi Hujan, Siap pada 2027–2028

✍️ Fitriani 🕒 26 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Weathernews Inc. (WNI), untuk mengembangkan sistem prediksi curah hujan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Weathernews Inc. (WNI), untuk mengembangkan sistem prediksi curah hujan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Foto: istimewa

infokayong.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, Weathernews Inc. (WNI), untuk mengembangkan sistem prediksi curah hujan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini ditargetkan siap dimanfaatkan masyarakat pada musim hujan 2027–2028.

Kolaborasi tersebut dilakukan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama di Gedung Multi Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Pengembangan sistem ini diarahkan untuk meningkatkan akurasi prakiraan curah hujan dengan menggabungkan data radar cuaca milik BMKG dan teknologi AI dari Weathernews Inc. Hasilnya diharapkan dapat memperkuat layanan informasi cuaca serta mendukung upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di Indonesia.

Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya lembaganya memperkuat sistem peringatan dini melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi dengan pihak internasional.

Menurutnya, pengembangan sistem dilakukan secara bersama-sama selama tiga tahun. Program ini meliputi pengembangan teknologi, bimbingan teknis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia BMKG, serta evaluasi dan pengelolaan operasional sistem.

“Melalui kolaborasi ini, BMKG dan WNI akan memadukan data radar historis maupun real-time milik BMKG dengan keahlian model AI dari WNI guna membangun sistem prediksi yang lebih akurat,” ujar Guswanto.

Data Radar Tetap dalam Pengelolaan BMKG

Pada tahap awal, pengembangan difokuskan pada pemanfaatan data radar cuaca. Integrasi dengan data observasi lainnya akan dilakukan secara bertahap setelah melalui evaluasi teknis.

Director Executive Officer sekaligus Chief Operating Officer Risk Management Weathernews Inc., Daisuke Abe, menjelaskan bahwa pihaknya akan mematuhi ketentuan yang mengatur penggunaan data radar BMKG.

Ia menegaskan, data radar tersebut tetap digunakan secara internal sesuai regulasi dan tidak disebarluaskan kepada pihak lain di luar ketentuan yang berlaku.

Kerja sama ini juga mengatur tata kelola data serta hak kekayaan intelektual. Data primer yang berasal dari Indonesia tetap menjadi milik BMKG, sedangkan komputasi model AI akan menggunakan infrastruktur milik BMKG sesuai peraturan.

Sementara itu, hak kekayaan intelektual dan data yang dihasilkan dari proyek pengembangan direncanakan menjadi milik bersama kedua pihak dengan memperhatikan aspek kerahasiaan, kedaulatan data, dan ketentuan hukum.

Dukung Mitigasi Bencana dan Keselamatan Masyarakat

BMKG menargetkan hasil pengembangan sistem dapat dimanfaatkan dalam layanan informasi cuaca pada musim hujan 2027–2028. Sebelum diterapkan, teknologi tersebut akan melalui tahapan pengembangan dan evaluasi.

Persiapan implementasi mencakup penyediaan data pelatihan oleh BMKG agar tim teknis dapat langsung menggunakannya dalam lokakarya dan pengembangan model AI bersama.

Pengembangan ini tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan prakiraan jangka pendek atau nowcasting, tetapi juga untuk menyediakan informasi yang bermanfaat secara operasional bagi layanan meteorologi.

Peningkatan akurasi prediksi hujan diharapkan membantu masyarakat dan pemerintah mengantisipasi potensi bencana, seperti banjir dan tanah longsor. Informasi yang lebih baik juga dapat mendukung perencanaan aktivitas sosial dan ekonomi yang bergantung pada kondisi cuaca.

Bagi wilayah yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi, penguatan sistem prediksi dan peringatan dini menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, BMKG berharap pemanfaatan AI dapat memperkuat kualitas layanan meteorologi nasional sekaligus mendukung keselamatan masyarakat melalui informasi cuaca yang lebih akurat dan dapat diandalkan.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update