Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Nasional
Nasional

Bupati Sanggau Yohanes Ontot Pimpin Upacara Hari Santri 2026

✍️ Fitriani 🕒 23 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
Bupati Yohanes Ontot saat menyerahkan sertifikat wakaf pondok pesantren di Hari Santri Nasional 2026
Bupati Yohanes Ontot saat menyerahkan sertifikat wakaf pondok pesantren di Hari Santri Nasional 2026 Foto: istimewa

infokayong.com – Bupati Sanggau Yohanes Ontot memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan mengenakan sarung di halaman Kantor Bupati Sanggau, Kamis (22/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya peran santri dan pesantren dalam membangun karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para santri, pimpinan pondok pesantren, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan, serta anak-anak madrasah di Kabupaten Sanggau.

Dalam amanatnya, Yohanes menyampaikan bahwa santri, alim ulama, dan para ustaz memiliki kontribusi besar dalam perjalanan bangsa, termasuk dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Kontribusi santri dan pesantren dalam membangun bangsa ini, bagaimana ikut terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, kalau kita dengar pidato itu luar biasa,” ujar Yohanes.

Ia berharap pendidikan di pesantren tidak hanya berfokus pada pembentukan akhlak, tetapi juga mampu membekali santri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan berinovasi. Dengan bekal tersebut, santri diharapkan dapat menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pesantren perlu terus diperkuat. Santri dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa karena pendidikan karakter dan akhlak menjadi salah satu fondasi kehidupan bermasyarakat.

“Harapan saya sebagai kepala daerah, kita bersama santri yang ada di pesantren komunikasinya harus berjalan baik, karena bagaimanapun kita membangun bangsa ini. Mereka ini kunci, karena akhlak-akhlak yang tinggi ini ada di mereka,” ungkapnya.

Yohanes juga mendorong santri menjadi teladan dalam menyebarkan akhlak mulia, kesantunan, dan semangat beribadah di tengah masyarakat. Ia menilai pesantren dapat menjadi salah satu penggerak dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berkontribusi positif bagi daerah.

Terkait pelaksanaan Hari Santri, ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dan dapat dipusatkan di tingkat kabupaten. Dengan demikian, keberadaan santri semakin dikenal masyarakat luas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dapat berjalan lebih baik.

“Kalau untuk per kecamatan kita agak sulit, tapi paling tidak dipusatkan di kabupaten ini menjadi harapan kita semua, bagaimana santri ini dipandang masyarakat luas, ada kolaborasi dengan pemerintah daerah,” katanya.

Yohanes menegaskan Pemerintah Kabupaten Sanggau siap mendukung kegiatan pembinaan akhlak dan keimanan melalui kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, upaya membentuk masyarakat yang berakhlak tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pesantren dan lingkungan pendidikan keagamaan.

“Kalau pemerintah tentu saja siap mendukung, ini kan bagian pembinaan akhlak, iman. Kita berharap membangun akhlak masyarakat ini dari berbagai elemen,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Yohanes menyampaikan ucapan selamat Hari Santri dan berharap para santri terus mengambil peran dalam membangun masyarakat serta menjaga nilai-nilai luhur bangsa.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update