Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Daerah
Daerah

Fakta di Balik Foto Viral Menkes Pakai Tabung Oksigen di Palangka Raya: Bukan karena Sesak Napas!

✍️ Fitriani 🕒 26 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: istimewa

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memberikan tanggapan tegas untuk meluruskan narasi keliru yang beredar luas di berbagai platform media sosial. Foto dirinya yang sedang mengenakan selang serta tabung oksigen saat melakukan peninjauan penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sempat dihubungkan dengan spekulasi bahwa sang menteri jatuh sakit akibat kepekatan udara. Pihak otoritas kesehatan memastikan bahwa anggapan tersebut sama sekali tidak sesuai dengan realitas di lapangan.

Berdasarkan keterangan resmi yang dihimpun, momen tersebut diabadikan ketika sang pejabat tinggi negara sedang mendatangi Rumah Oksigen yang dikelola oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) serta meninjau operasional Bus Oksigen milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kehadiran jajaran Kementerian Kesehatan ke fasilitas-fasilitas tersebut sejatinya dirancang untuk memastikan kesiapsiagaan infrastruktur darurat kesehatan dalam melayani warga setempat.

Lonjakan jumlah pasien keluhan saluran pernapasan di wilayah terdampak kabut asap memang menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat. Dalam rangkaian peninjauan tersebut, kementerian terkait berupaya memetakan kebutuhan logistik medis, termasuk ketersediaan ventilator, masker pelindung, serta titik-titik posko layanan oksigen gratis bagi masyarakat umum yang mulai merasakan gangguan kesehatan.

Edukasi publik mengenai pemanfaatan fasilitas kesehatan darurat menjadi poin krusial yang ingin disampaikan dalam kunjungan kerja itu. Pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak menunda-nunda pemeriksaan apabila mulai merasakan gejala gangguan pernapasan akibat paparan polusi udara yang pekat. Pemanfaatan posko oksigen terdekat dinilai efektif guna mencegah perburukan kondisi kesehatan sebelum penanganan lanjutan diberikan oleh tenaga medis profesional.

Peristiwa viral ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya literasi digital serta verifikasi informasi di tengah situasi krisis lingkungan. Publik diawang-awang agar senantiasa menyaring setiap konten yang tersebar di dunia maya secara bijak serta memusatkan perhatian pada esensi penanganan kemanusiaan bagi warga yang berjuang menghadapi dampak buruk dari bencana asap. Koordinasi lintas sektoral terus digalakkan guna menjamin ketersediaan fasilitas pemulihan kesehatan yang merata di daerah-daerah terdampak.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update