Kamis, 29 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Nasional
Nasional

Hujan Bantu Turunkan Polusi Asap di Pontianak, BMKG Prakirakan Berlanjut hingga 20 Oktober

✍️ Fitriani 🕒 14 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
ilustrasi hujan.
ilustrasi hujan. Foto: istimewa

infokayong.com – Hujan deras yang mengguyur Pontianak, Kalimantan Barat, pada Rabu (14/10/2026) dini hari diikuti penurunan tajam indeks kualitas udara. Meski demikian, kondisi udara di ibu kota Kalimantan Barat tersebut masih tergolong tidak sehat di tengah pencemaran akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Data IQAir AirVisual pada pukul 06.00 WIB menunjukkan indeks kualitas udara atau AQI⁺ US Pontianak berada di angka 199, dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 mencapai 124 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Angka tersebut turun jauh dibandingkan Selasa (13/10/2026) pukul 22.00 WIB. Saat itu, AQI Pontianak mencapai 597 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 374 µg/m³.

Penurunan terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur Pontianak dan sekitarnya sekitar pukul 05.00 WIB selama kurang lebih satu jam.

Walaupun kualitas udara membaik, angka AQI 199 masih menunjukkan kondisi udara tidak sehat. Hujan juga belum menjamin pencemaran asap akan terus menurun selama sumber kebakaran masih berlangsung.

BMKG Prakirakan Hujan di Sejumlah Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada periode 14–20 Oktober 2026.

Pada Rabu (14/10), hujan sedang berpotensi mengguyur Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Sekadau, dan Sintang.

Sementara itu, hujan ringan berpeluang terjadi di Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Melawi, Mempawah, Sambas, dan Sanggau.

Berdasarkan prakiraan cuaca per tiga jam, hujan sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di Kota Pontianak pada pukul 13.00–16.00 WIB.

Potensi hujan dengan intensitas serupa turut mencakup Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, dan Sekadau.

Penurunan Polusi Belum Menjamin Udara Kembali Sehat

Perubahan indeks kualitas udara Pontianak menunjukkan kondisi dapat berubah setelah hujan turun. Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan kualitas udara karena pencemaran masih berpotensi terjadi apabila asap dari karhutla terus menyebar.

Warga di wilayah terdampak diimbau memantau informasi kualitas udara dan prakiraan cuaca terbaru sebelum beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker yang sesuai serta pembatasan aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk dapat menjadi langkah perlindungan tambahan.

Potensi hujan hingga 20 Oktober diharapkan membantu memperbaiki kondisi lingkungan di Kalimantan Barat. Meski begitu, penanganan sumber kebakaran tetap diperlukan agar pencemaran asap tidak kembali meningkat.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update