Kamis, 29 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Jelang MotoGP Mandalika, Garuda Indonesia Siapkan 14 Ribu Kursi Penerbangan

✍️ Fitriani 🕒 08 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: istimewa

infokayong.com – Garuda Indonesia Group menyiapkan lebih dari 14 ribu kursi penerbangan menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), selama 7–12 Oktober 2026. Penambahan kapasitas tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas penumpang selama gelaran MotoGP Mandalika 2026.

MotoGP Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.

Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan mengatakan penambahan kapasitas penerbangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat, wisatawan, pembalap, kru, hingga pekerja pendukung selama ajang tersebut.

“Mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dari dan menuju Lombok pada momentum MotoGP Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026, Garuda Indonesia Group menyiapkan lebih dari 14 ribu kursi penerbangan selama periode 7–12 Oktober 2026,” kata Glenny, Rabu (7/10).

Dari total kapasitas tersebut, sebanyak 6.384 kursi disiapkan Garuda Indonesia dan 7.740 kursi melalui Citilink. Frekuensi penerbangan yang tersedia rata-rata mencapai tujuh hingga delapan penerbangan setiap hari.

Tambahan kapasitas tersebut berasal dari 26 penerbangan tambahan Garuda Indonesia dan Citilink pada sejumlah rute menuju Lombok. Beberapa di antaranya adalah rute Jakarta–Lombok dan Surabaya–Lombok pulang-pergi.

Garuda Indonesia juga meningkatkan kapasitas empat penerbangan dengan menggunakan pesawat berbadan lebar, yakni Boeing 777-300ER dan Airbus A330-300.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan NTB mencatat terdapat 47 penerbangan tambahan yang diajukan maskapai untuk periode 8–12 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, Garuda Indonesia mengajukan sembilan penerbangan tambahan, sedangkan Citilink mengajukan 18 penerbangan.

Pergerakan Penumpang Diprediksi Meningkat

Peningkatan kapasitas penerbangan dilakukan seiring dengan tingginya mobilitas penonton dan wisatawan yang datang ke Lombok untuk menyaksikan MotoGP.

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 98.670 orang selama periode 5–15 Oktober 2026.

Puncak pergerakan penumpang diperkirakan berlangsung pada 9, 10, 11, dan 12 Oktober.

Sejumlah pembalap dan kru MotoGP juga telah mulai tiba di Lombok melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sejak 5 Oktober. Selain penumpang, logistik MotoGP yang diangkut menggunakan pesawat kargo dari Jepang juga mulai berdatangan.

MotoGP Dorong Sektor Pariwisata

Glenny menilai MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi salah satu momentum sport tourism yang mendorong aktivitas pariwisata di Lombok.

Menurutnya, tingginya permintaan penerbangan selama ajang tersebut perlu diantisipasi melalui kesiapan kapasitas dan konektivitas udara.

“Karena itu, kesiapan kapasitas dan konektivitas udara menjadi bagian penting untuk memastikan peningkatan demand dapat dilayani secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak sport tourism tidak hanya dirasakan di lokasi penyelenggaraan. Pergerakan wisatawan juga turut menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, hingga destinasi wisata lainnya.

“Ekosistem aviasi dan pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat,” tuturnya.

Garuda Siapkan Program untuk Penonton

Selain menambah jumlah penerbangan, Garuda Indonesia juga menyiapkan sejumlah program bagi masyarakat dan wisatawan selama MotoGP Mandalika.

Salah satunya berupa penukaran GarudaMiles dengan tiket 3 Day Pass MotoGP Mandalika hingga 7 Oktober 2026 melalui aplikasi FlyGaruda.

Garuda Indonesia juga memberikan kesempatan kepada 10 pengguna jasa untuk mendapatkan tiket MotoGP secara gratis sesuai syarat dan ketentuan program yang tersedia melalui akun Instagram resmi Garuda Indonesia.

“Bagi Garuda Indonesia Group, konektivitas bukan hanya mengenai membawa penumpang menuju sebuah destinasi, tetapi bagaimana aksesibilitas tersebut dapat mendorong pergerakan ekonomi yang lebih luas,” kata Glenny.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update