Kamis, 29 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Daerah
Daerah

Kayong Utara Berpotensi Diguyur Hujan, Ancaman Karhutla di Kalbar Masih Tinggi

✍️ Fitriani 🕒 15 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Reny dalam siaran Warta Berita Pagi edisi Kamis, 15 Oktober 2026
Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Reny dalam siaran Warta Berita Pagi edisi Kamis, 15 Oktober 2026 Foto: istimewa

infokayong.com – Kabupaten Kayong Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang pada Kamis, 15 Oktober 2026. Meski demikian, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat masih perlu diwaspadai setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 1.148 titik panas dalam pemantauan 24 jam terakhir.

Forecaster BMKG Supadio Pontianak, Reny, menyampaikan bahwa cuaca di sebagian besar wilayah Kalbar pada pagi hingga siang hari diprakirakan berawan, disertai kekaburan udara akibat kabut asap.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kalbar. Adapun hujan sedang diprakirakan turun di sejumlah kabupaten, termasuk Kayong Utara, Sambas, Mempawah, Landak, Kubu Raya, Sanggau, dan Ketapang.

“Dari pagi hingga siang hari kami prakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat secara umum berawan dan terdapat kekaburan udara akibat kabut asap, kemudian siang hingga sore kami prakirakan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat, dan berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang di sebagian Kabupaten/Kota di Sambas, Mempawah, Landak, Kubu Raya, Kayong Utara, Sanggau, dan Ketapang,” ujar Reny dalam Warta Berita Pagi Pro 1 RRI Pontianak.

Pada malam hingga dini hari, hujan ringan juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kayong Utara, Sanggau, dan Ketapang. Sementara hujan sedang diprakirakan turun di sebagian wilayah Sintang, Kapuas Hulu, dan Kubu Raya.

BMKG Deteksi 1.148 Titik Panas

Peluang hujan belum menghilangkan kewaspadaan terhadap karhutla. BMKG mencatat 1.148 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir.

Reny menjelaskan, berdasarkan indeks karhutla untuk satu pekan ke depan, kondisi di sejumlah wilayah Kalbar masih berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

“Untuk pantauan titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat selama 24 jam terakhir terdeteksi 1.148 titik panas di wilayah Kalimantan Barat, dan untuk indeks karhutla satu minggu ke depan umumnya wilayah Kalimantan Barat masih masuk dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar,” kata Reny.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi masyarakat, termasuk warga Kayong Utara yang masih berhadapan dengan persoalan kabut asap. Hujan yang turun di suatu lokasi belum tentu langsung mengakhiri risiko kebakaran di wilayah lainnya.

Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api.

Angin Kencang dan Petir Perlu Diwaspadai

Selain potensi hujan, BMKG memperkirakan angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 10–35 kilometer per jam.

Suhu udara di Kalbar diprakirakan berkisar 23–34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 56–98 persen.

BMKG juga mengingatkan potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat. Masyarakat diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Untuk memperoleh informasi terbaru, warga dapat menggunakan aplikasi Info BMKG, mengakses situs BMKG Kalimantan Barat, atau memantau akun Instagram terverifikasi @BMKG_Kalbar.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update