Kemarau Panjang Bikin Harga Sayur di Pontianak Naik
infokayong.com-Harga sejumlah komoditas sayuran di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami kenaikan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi kemarau panjang yang berdampak terhadap produktivitas petani dan pasokan sayuran ke pasar.
Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, mengatakan cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir membuat tanaman di sejumlah daerah tidak tumbuh secara optimal. Bahkan, sebagian petani mengalami gagal panen akibat kekeringan ekstrem dan intrusi air laut.
Menurut Husin, penurunan produksi tersebut menyebabkan pasokan sayuran yang masuk ke sejumlah pasar di Pontianak berkurang. Kondisi pasokan yang terbatas kemudian mendorong kenaikan harga komoditas sayuran.
“Beberapa tempat produsen sayur memang stoknya berkurang. Inilah yang membuat harganya naik,” kata Husin, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan persoalan pasokan perlu menjadi perhatian pemerintah karena kenaikan harga pangan dapat berdampak langsung terhadap masyarakat.
Husin meminta Satgas Pangan melakukan langkah pengendalian dengan meningkatkan pemantauan harga dan ketersediaan komoditas di pasar.
Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk memastikan kenaikan harga benar-benar disebabkan oleh berkurangnya produksi dan pasokan, bukan akibat praktik penimbunan atau gangguan distribusi.
“Ini penting dilakukan, agar petugas dapat memastikan tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat memperparah kenaikan harga,” ujarnya.
Selain mengawasi harga, pemantauan di lapangan juga diperlukan untuk memetakan komoditas yang mengalami kenaikan sekaligus memastikan distribusi dan pasokan tetap berjalan.
Dengan pengawasan tersebut, pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga ketersediaan pangan dan mencegah gejolak harga sayuran semakin membebani masyarakat Pontianak
