Kamis, 29 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Nasional
Nasional

Prabowo Targetkan 100 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026

✍️ Fitriani 🕒 10 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Rapat Presiden Dengan Menteri Kelautan dan Perikanan
Rapat Presiden Dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Foto: istimewa

infokayong.com – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan dapat rampung dan siap beroperasi hingga akhir 2026. Program ini disiapkan untuk mendukung aktivitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyediaan fasilitas perikanan.

Target tersebut dibahas saat Prabowo memanggil Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden meminta laporan perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah,” kata Teddy dalam siaran pers.

Menurut Teddy, program tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung kegiatan nelayan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Hingga akhir tahun 2026, sebanyak 100 Kampung Nelayan ditargetkan siap beroperasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan,” ujarnya.

Dermaga hingga Cold Storage Disiapkan

Sejumlah fasilitas direncanakan tersedia di Kampung Nelayan, di antaranya dermaga untuk mendukung aktivitas nelayan, pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, serta fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage.

Pemerintah juga menyiapkan pasar sebagai tempat transaksi hasil tangkapan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mendukung mata rantai usaha perikanan, mulai dari penangkapan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil laut.

Dengan dukungan infrastruktur tersebut, kegiatan usaha perikanan diharapkan dapat berjalan lebih terintegrasi. Fasilitas penyimpanan dingin, misalnya, berperan menjaga kualitas hasil tangkapan sebelum dipasarkan, sedangkan pasar menyediakan tempat transaksi bagi nelayan dan pembeli.

Berpotensi Mendukung Ekonomi Masyarakat Pesisir

Pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan nasional. Program ini diarahkan untuk menyediakan infrastruktur pendukung sekaligus memperluas akses masyarakat pesisir terhadap rantai ekonomi hasil perikanan.

Bagi daerah pesisir seperti Kabupaten Kayong Utara, perkembangan program ini menjadi informasi yang relevan untuk dicermati, terutama terkait peluang peningkatan sarana perikanan dan pemasaran hasil tangkapan nelayan.

Namun, penetapan Kayong Utara sebagai lokasi penerima program perlu menunggu informasi resmi dari pemerintah. Target pembangunan 100 Kampung Nelayan secara nasional tidak dengan sendirinya berarti seluruh wilayah pesisir akan memperoleh fasilitas tersebut.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update