Kamis, 05 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

BRI Raih Empat Penghargaan Nasional, Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.235 Triliun

✍️ Fitriani 🕒 05 Nov 2026 👁️ 0x dibaca
BRI mencatatkan prestasi di industri jasa keuangan nasional dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Top 20 Financial Institutions Award 2026
BRI mencatatkan prestasi di industri jasa keuangan nasional dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Top 20 Financial Institutions Award 2026 Foto: istimewa

infokayong.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meraih empat penghargaan dalam ajang Top 20 Financial Institutions Award 2026 yang digelar The Finance, bagian dari Infobank Media Group, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Empat penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kinerja BRI di industri jasa keuangan, terutama dalam menjaga pertumbuhan bisnis, memperluas layanan perbankan digital, serta meningkatkan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam ajang tersebut, BRI memperoleh The Finance Golden Star Award 2026 dan Top 20 Financial Institution 2026 untuk kelompok bank dengan aset Rp500 triliun ke atas berpredikat “Sangat Bagus”.

Perseroan juga menerima dua penghargaan khusus, yakni The Most Active Digital Banking Transactions dan The Most Inclusive Bank in MSME Financing.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto. Penilaian dilakukan berdasarkan kajian kinerja lembaga keuangan dengan menggunakan laporan keuangan selama tiga periode terakhir.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan mempertahankan fundamental bisnis di tengah dinamika ekonomi global. Penghargaan itu juga menjadi dorongan untuk melanjutkan transformasi perusahaan.

“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi BRI dalam menjaga kinerja dan menjawab kebutuhan nasabah. Kami akan terus mempercepat transformasi digital untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, aman, dan terintegrasi, sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Hery.

Dari sisi keuangan, BRI mencatatkan laba bersih Rp31,2 triliun sepanjang semester I 2026. Angka tersebut meningkat 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, penyaluran kredit hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun atau tumbuh 16,2 persen secara tahunan. Kredit untuk segmen UMKM menyumbang Rp1.235,4 triliun dengan pertumbuhan sebesar 8,6 persen.

Dukungan terhadap usaha mikro juga diperkuat melalui Holding Ultra Mikro. Hingga Juni 2026, ekosistem tersebut telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan. Selain itu, sebanyak 2,3 juta debitur tercatat berhasil naik kelas.

BRI turut mengembangkan program pemberdayaan untuk meningkatkan kemampuan usaha dan memperluas akses pasar UMKM. Program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa, sedangkan Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha.

Pada layanan digital, platform LinkUMKM by BRI telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku usaha. Sementara itu, Rumah BUMN telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku UMKM.

Hery menegaskan, dukungan kepada UMKM merupakan bagian penting dari strategi bisnis BRI karena sektor tersebut memiliki peran besar dalam menopang perekonomian nasional.

“UMKM tidak hanya menjadi core business Perseroan, tetapi juga merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, peran BRI tidak berhenti sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, membantu meningkatkan kapasitas dan daya saing, hingga mampu naik kelas,” katanya.

Ia berharap pertumbuhan perusahaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan pelaku UMKM dan penguatan ekonomi kerakyatan.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update