Jumat, 06 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Daerah
Daerah

KIPP Edukasi PHBS Siswa SD Negeri 2 Pelapis Kayong Utara

✍️ Fitriani 🕒 06 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Dokter Alberto dari Klinik Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) mendampingi siswa di Desa Pelapis, Kayong Utara dalam mempraktekkan cara menggosok gigi yang baik dan benar menggunakan alat peraga gigi. Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi PHBS untuk menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Dokter Alberto dari Klinik Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) mendampingi siswa di Desa Pelapis, Kayong Utara dalam mempraktekkan cara menggosok gigi yang baik dan benar menggunakan alat peraga gigi. Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi PHBS untuk menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Foto: istimewa

infokayong.com – Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa SD Negeri 2 Pelapis, Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan diri sejak usia dini.

Program yang dilaksanakan melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan tersebut menghadirkan Dokter Alberto Hendrik Imkotta dari Klinik KIPP sebagai pemateri.

Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan pengetahuan mengenai cara menjaga kebersihan tubuh, mencuci tangan dengan benar, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kebiasaan menyikat gigi secara teratur.

Dokter Alberto mengatakan, penerapan pola hidup sehat perlu diperkenalkan sejak anak-anak agar menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.

Menurutnya, langkah menjaga kesehatan dapat dimulai dari aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak perlu memahami menjaga kesehatan dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Menggosok gigi, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan diri merupakan hal-hal mendasar yang perlu dibiasakan sejak usia dini,” jelas Alberto.

Ia menambahkan, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pengetahuan yang diperoleh anak-anak dapat diterapkan secara konsisten.

Peran orang tua dan guru juga dinilai penting dalam memberikan contoh serta mendampingi anak membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, baik di rumah maupun di sekolah.

Kepala SD Negeri 2 Pelapis, Asmaden, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan tenaga kesehatan dari luar sekolah memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda bagi para siswa.

Selain memperoleh materi kesehatan, anak-anak juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan pemateri melalui sesi dialog dan aktivitas interaktif.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ada yang sebelumnya sudah bertanya kapan kegiatan akan dilaksanakan. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena mereka tidak hanya menerima materi dari guru, tetapi juga bisa berdialog dan mengikuti aktivitas secara langsung,” ungkap Asmaden.

Sementara itu, External Relations Manager KIPP, Sugeng Sulistiyo, menjelaskan bahwa edukasi PHBS merupakan bagian dari program CSR perusahaan di bidang pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, KIPP ingin meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri sejak dini.

Sugeng berharap pengetahuan yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat diterapkan dalam keseharian siswa, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Kami berharap melalui edukasi ini, anak-anak semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Pengetahuan yang mereka dapatkan diharapkan bisa diterapkan dalam keseharian, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga menjadi kebiasaan positif yang terus terbawa hingga dewasa,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan dalam mendukung peningkatan pengetahuan serta kesadaran kesehatan anak-anak di Kabupaten Kayong Utara.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, kebiasaan hidup bersih dan sehat diharapkan semakin tumbuh di kalangan generasi muda, termasuk di wilayah Desa Pelapis.

F
FitrianiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update